Slideshow Image 1 Slideshow Image 2
TIP’s SEHAT DAN BUGARSAAT MENUNAIKAN IBADAH HAJI

Pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi memerlukan stamina yang fit dan prima, mengingat ibadah haji merupakan ibadah fisik (90 % adalah gerakan fisik)

selengkapanya

Consument Club


Profile Singkat GEMAHATI


A. LATAR BELAKANG

Menunaikan Ibadah Haji adalah dambaan setiap muslim dimanapun dia berada. Haji merupakan wujud kecintaan dan keimanan seorang hamba kepada Allah SWT. Ibadah Haji juga merupakan perjalanan spiritual yang penuh dengan nuansa ibadah. Haji sering digambarlkan sebagai ibadah puncak dari sebuah kewajiban seorang hamba kepada Allah SWT yang terkait dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku, yaitu prasyarat kemampuan untuk itu ( Istitho'ah). Sangat beralasan, mengapa Ibadah haji ditempatkan pada jenjang rukun Islam yang ke lima ?

Ibadah Haji merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat untuk itu. Kewajiban haji sangat terkait dengan kemampuan seseorang untuk melakukan segala hal yang terkait dengan ibadah tersebut. Kemampuan dalam ibadah haji dikenal dengan istilah "Istitha'ah" berkemampuan. Istitha'ah dalam haji mencakup tiga kemampuan, yaitu :

  1. Kemampuan material, yaitu kemampuan untuk membiayai perjalanan haji.
  2. Kemampuan Kesehatan, yaitu kemampuan jasmani maupun rohani untuk melakukan perjalanan Haji.
  3. Kemampuan keamanan, yaitu bahwa kondisi keamanan yang memungkinkan bagi seseorang, melakukan perjalanan.

Tiga kemampuan yang disebutkan diatas merupakan kemampuan yang bersifat umum ( Prof. DR. KH. Umar Shihab). Disamping kemampuan tersebut, juga ada satu kemampuan lain lagi yang harus dimiliki oleh setiap jama'ah haji, yaitu kemampuan untuk memahami dan menguasai manasik haji. Kemampuan ini sangat menentukan keabsahan pelaksanaan haji dan kesempurnaan hasil atau nilai haji yang diperoleh. Kemampuan memahami manasik haji menjadi sangat penting karena sangat terkait langsung dengan ritual haji. Melalaikan manasik haji ini boleh jadi menjadikan haji seseorang tidak sah, tidak sempurna, dan bahkan menjadi batal karenanya. Oleh sebab itu, penguasaan materi manasik bagi setiap orang merupakan keharusan dan itulah sebabnya sebelum keberangkatan ketanah suci, jama'ah diberi bekal manasik haji yang memadai agar pelaksanaan hajinya dapat ditunaikan dengan baik dan sempurna sesuai tuntutan manasik haji.

Ibadah Haji merupakan Ibadah fisik, dimana hampir 90 % aktifitas ibadah ini memerlukan fisik; dari mulai perjalanan menuju Miqat, Thowaf, Sai, pergi menuju Arofah, bergerak menuju Mudzdalifah, bermalam di Mina, melempar jumroh itu semua merupakan bagian dari serangkaian ibadah yang benar-benar memerlukan stamina fisik yang prima. Atas dasar tersebut, maka kehadiran kita dalam segala aktifitas ibadah, khususnya dalam menunaikan ibadah haji, kehadiran kita jangan sampai menjadi beban orang lain. Untuk itu prasyarat kesehatan bagi jama'ah haji menjadi sebuah keniscayaan adanya.

Haji dan Kesehatan merupakan bagian penting dalam menunaikan ibadah haji. Kemampuan kesehatan dalam menunaikan ibadah haji sering kali terabaikan oleh calon jama'ah haji Indonesia dan bahkan tidak menjadi perhatian utama setiap calon jama'ah haji. Kondisi ini terlihat dari tahun ke tahun, dimana angka kesakitan dan jamaa'h yang meninggal di Tanah Suci mengalami kenaikan setiap tahunnya, untuk tahun 2008 tercatat jama'ah haji yang meninggal lebih dari 450 Orang, disamping meningkatnya jenis penyakit lainnya yang menimpa jama'ah haji selama di Arab Saudi.

Sehat selama menunaikan ibadah merupakan sebuah keniscayaan, bagi setiap individu calon jama'ah haji. Sehat tentunya dapat menunjang dan mempermudah dalam menunaikan ibadah haji, ibadah haji yang baik, benar dan sempurna, serta berkomitmen untuk tidak menjadi beban orang lain. untuk itu diperlukan upaya kongkrit dan persiapan matang bagi setiap calon jama'ah haji, untuk mempersiapkan secara dini, khususnya masalah kesehatan sebelum menunaikan ibadah haji.

Haji harus sehat mungkin itulah kata kunci yang dapat menghantarkan setiap calon jama'ah haji untuk menggapai kesempurnaan ibadahnya dan sekaligus dapat mempermudah dalam menggapai haji Mabrur,

Atas dasar tersebut, maka kehadiran Gerakan Masyarakat Haji Sehat Indonesia (GEMAHATI), tiada lain unuk turut berperan aktif dalam meningkatkan kualitas calon jama'ah haji Indonesia, khususnya dalam aspek kesehatan calon-calon jama'ah haji, sebelum berangkat, dalam pelaksanaan Ibadah Haji di Arab Saudi dan pasca haji. Dengan visi GEMAHATI " Membangun Masyarakat dan Jama'ah Haji Indonesia Sehat " dan " Haji Sehat Negara Kuat ". Semoga.


B. TUJUAN GEMAHATI

  1. Sebagai wadah berhimpunnya masyarakat dan calon-calon jama'ah haji Indonesia
  2. Sebagai media silaturrahmi dan ukhuwah islamiyah antara calon-calon jama'ah haji dan masyarakat haji ( alumni haji)
  3. Sebagai pusat layanan dan informasi kesehatan bagi calon-calon jama'ah haji.
  4. Sebagai wadah pembinaan dan manasik kesehatan bagi calon-calon jama'ah haji
  5. Memberikan perlindungan bagi konsumen Susu Colostrum Haji Sehat.
  6. Membangun jama'ah haji dan Masyarakat Haji Indonesia "SEHAT"